Selasa, 26 April 2011

Teori Pembangunan untuk Negara Berkembang

PSKPM: “Your Common House for Capacity Building”
(Syarief Ariefa'id)
 Salah satu tokoh terkenal yang menulis banyak artikel dan buku tentang ide-ide dan konsep pembangunan, Hernando de Soto (lahir pada Tahun 1941 di Arequipa) adalah seorang ekonom dari Peru yang dikenal atas pemikirannya di bidang ekonomi informal. Saat ini ia menjabat sebagai direktur Institut Kebebasan dan Demokrasi (Institute for Liberty and Democracy, ILD), di Lima Peru.


Gagasan utama yang diusung dalam tulisan-tulisan de Soto adalah masyarakat di dunia berkembang umumnya tidak memiliki sistem kepemilikan tanah formal yang terpadu, sehingga hanya memiliki kepemilikan secara informal terhadap tanah dan barang-barang. Dalam buku Mystery of Capital, de Soto menggunakan karya John R. Searle yang berjudul The Construction of Social Reality. Di sini ia membahas hubungan-hubungan sosial yang dibutuhkan dalam membentuk modal dan menghasilkan uang. De Soto berpendapat bahwa dasar keberhasilan ekonomi kapitalisme Jepang dan Amerika bersumber pada sistem hak miliki yang jelas yang telah dibuat sejak zaman sebelum PD I. Menurut de Soto, teori pembangunan modern gagal memahami proses pengembangan sistem hak milik yang terpadu sehingga membuat kaum miskin tidak mungkin dapat menggunakan apa yang dimilikinya secara informal untuk digunakan sebagai kapital dalam membangun bisnis dan kewirausahaan. Sebagai akibatnya, kelompok petani di dunia berkembang selalu terperangkap dalam kemiskinan, di mana petani hanya mampu menanam untuk kebutuhan hidupnya sendiri.

Rujukan:
  • The Other Path: Invisible Revolution in the Third World (1989), terjemahan dari bahasa Spanyol yang berjudul El Otro Sendero (1986).
  • The Mystery of Capital: Why Capitalism Triumphs in the West and Fails Everywhere Else (2000)
  • The Other Path: The Economic Answer to Terrorism (2002)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar